Channel Telegram Favorit

Leave a comment

Puluhan tahun lalu, telegram adalah salah satu layanan kantor pos untuk menyampaikan pesan pendek jarak jauh secara cepat. Seiring berjalannya waktu telegram pun ditinggalkan karena orang-orang mulai berpindah ke pager, lalu ke HP hingga masa kini.

Telegram pada masa internet ini lebih dikenal sebagai salah satu aplikasi chatting, seperti whatsapp. Walaupun tidak sepopuler dan digunakan seluas whatsapp, telegram tetap menjadi salah satu aplikasi favorit saya, terutama karena ia menyediakan fitur ‘channel’ yang tidak saya temukan di aplikasi chat lain.

Saya tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang apa itu ‘channel telegram’, udah banyak blog lain yang bahas, terlebih karena saya tidak punya kemampuan untuk menjelaskannya, hehe.

Disini saya akan berbagi beberapa channel telegram yang saya ikuti dan menjadi favorit saya… terutama channel-channel tentang kajian ilmu islam.


1. Yufid TV – @yufidtv – 
https://telegram.me/yufidtv

Konten:

– video pendek tausiyah dan ceramah para ustadz dengan berbagai tema

– video tata cara ibadah, misal yang pernah saya tonton tentang tata cara shalat nabi, tata cara mandi besar, dll.

– ceramah/ tausiyah yang dibuat motion graphic sehingga lebih menarik

– video slideshow artikel-artikel dari berbagai websites Islam

– Serial Bincang Ringan Angkringan (salah satu favorit saya -dan Akhtar. Pemerannya 2 orang laki-laki yang ngobrol ringan seputar agama di angkringan, dengan bahasa Jawa… berteks bahasa Indonesia juga tapinyaa.. hehe)

Daaan lain-lain… kece lah pokoknya.

2. Siroh Nabawiyyah – @sirohnabawiyyah – https://telegram.me/sirohnabawiyyah

Belajar siroh secara online bersama Ustadz Budi Ashari, ahli sejarah Islam.

Materi kajian berupa audio dibagikan di channel tiap Selasa pagi.

Channel ini membantu bangeeeut buat saya yang agak susah belajar siroh hanya dengan membaca buku, terlebih bahasannya mendalam. Kita diajak untuk tidak sekedar tahu peristiwa, namun juga mampu menggali hikmah/ pelajaran darinya.

3. Tarbiyatul Aulad – @TarbiyatulAulad – https://telegram.me/TarbiyatulAulad

Konten:

– audio ceramah ustadz-ustadz yang berkaitan dengan parenting islami

– artikel-artikel tarbiyatul aulad

– silsilah nasihat dan bimbingan tarbiyatul aulad dalam bentuk eposter

– dll

4. Jadwal Kajian – @jadwalkajianID – https://telegram.me/jadwalkajianID

Info terkini kajian Islam di berbagai kota di Indonesia, bahkan beberapa negara luar juga.

Tapi… berhubung mobilitas terbatas, jadiiii.. diriku sekedar cuktau (alias cukup tau) aja ada kajian disini dan disono… :|

5. Tadabur Quran – @pptqattaqwa – https://telegram.me/pptqattaqwa

Sebenarnya ini channel resmi salah satu pesantren Alquran. 

Channel ini secara rutin membagikan tafsir ayat-ayat Alquran untuk kita renungkan.

InsyaAllah sumbernya shahih, diantaranya mengambil dari Tafsir Ibnu Katsir.

6. Bincang Parenting Fauzil Adhim – @MohammadFauzilAdhim – https://telegram.me/MohammadFauzilAdhim

Channel yang dikelola langsung oleh Ust. Fauzil Adhim. Berisi tulisan-tulisan beliau yang biasa di share di media sosial lain juga (FB).

Tapi, dengan channel telegram ini kita ga perlu khawatir tertinggal postingan beliau, yang terlama sekalipun.

7. Tausiyah Bimbingan Islam – @tausiyahbimbingan – https://telegram.me/tausiyahbimbingan

Pernah tahu atau malah udah join grup BiAS alias Bimbingan Islam di whatsapp? Yaitu kajian online yang sarat ilmu bangeeet.. setiap hari ada share audio kajian -plus teksnya sekalian- dari para ustadz. Betapa Allah mudahkan kita ya untuk menuntut ilmu dengan kemajuan teknologi saat ini, tinggal kitanya mau belajar atau tidak.

Nah, BiAS punya channel telegramnya juga, tapiii.. disini tidak ada sharing materi dari grup whatsapp. Biasanya ‘hanya’ berupa tausiyah singkat yang seringkali makjleb! Jleb! Jleb!

Dulu sih rutin banget ada postingan terbaru di channel BiAS, tapi belakangan jadi agak jarang.

***

Masih ada beberapa channel favorit sebenarnya, tapi dicukupkan sampai sini aja untuk malam ini.. (ngantuk euy, mana besok pagi mau jalan ke Ciledug lagi – eh kok curhat). Sisanya sih ada beberapa channel resmi website, lembaga, ataupun organisasi. Coba cari di blog sebelah hihi… (lho!?). Ciyus.. banyak keles yang ngelist referensi channel telegram mah.

Oh ya… buat yang belum tahu cara pakainya… pertama, tentu aja kudu install aplikasi telegram-nya.. channel telegram bisa dicari di kolom pencarian dengan mengetik ‘@’ terlebih dahulu… tuh nama-nama channel yang pake @ udah saya cantumin kan di atas.  

Trus nih ya.. yang pentiiiing banget kalau mau ngaji online… jangan salah pilih sumber belajar, pastikan ajarannya lurus sesuai Alquran dan Sunnah ya. Kalau ada artikel, diperiksa lagi referensinya dari mana. Kalau ada ustadz yang ga kita kenal, cari tau rekam jejaknya gimana. Kalau ada kesempatan untuk belajar offline, ya jabanin deh. 

Semoga Allah senantiasa memberi kita hidayah untuk terus memperbaiki diri, memudahkan kita untuk terus menuntut ilmu. 

Untuk diingat.. note to my self sebenernya ini mah… ilmu yang bermanfaat itu ilmu yang membuat kita semakin mengenal Allah, semakin dekat kepada Allah, semakin takut kepada Allah… ilmu apapun itu, termasuk ilmu-ilmu (yang terlihat) duniawi.

Kalau sekiranya ilmu itu justru berlaku sebaliknya… 

… jangan-jangan kita hanya menyia-nyiakan waktu :o

Advertisements

Si Romantis

Leave a comment

Suatu ketika:

Mim maaf ya… Akhtar suka marah-marah sama Mim
Meleleh

Atau:

Mim jangan sedih, Awoh kan ga suka liat Mim sedih
Dududu…

Kejadian kemarin siang:

Akhtar berdiri di mulut pintu kamar, saya baru saja selesai shalat…

Mim… Akhtar sayang sama Mim“, jalan mendekat lalu memeluk.
Huuug

Mim juga sayang sama Akhtar“, balas memeluk.

Mim maaf ya…

Iya Mim juga minta maaf suka marah sama Akhtar

Maaf ya Akhtar sering ompol di celana

Iya… Akhtar ga boleh kayak gitu lagi ya

Lalu, Akhtar pun keluar kamar melanjutkan kegiatan bermainnya.

Tidak sampai 5 menit…

Ayooo… sepeda-sepedaan… cepetaann… Mim ayo Mim cepaaaatt“, Akhtar merengek sambil menarik saya ke arah pintu keluar… daaan susahnya dibujuk untuk menunda keinginannya…

Bubar deh roromantisan… -_-‘

Nguber Uber

Leave a comment

Hari ini untuk ketiga kalinya menggunakan jasa Uber sejak berada di Tangerang dalam dua minggu ini. Dan hanya satu masalahnya… kontrakan kami agak sulit ditemukan oleh si sopir Uber walaupun sudah menggunakan GPS… heuh…

Bahkan hari ini kami membatalkan 2 request ke Uber karena si mobil tak juga sampai ke tempat kami, salah satu mobil malah nyasar sampai ke arah Bintaro.. Lho? Lho? Jauh amat…

Ketika cek aplikasi di ponsel saya pun, si posisi mobil di GPS itu kayaknya ga realtime… misal terlihat di Jalan A, tapi begitu menelepon si sopir, ternyata posisi mobil sebenarnya di Jalan Z, kan jauh yak?

Menggelikan karena waktu yang dihabiskan untuk menunggu jemputan lebih luamaa dibandingkan waktu tempuh kami ke tempat tujuan. Nunggu mobilnya setengah jam, padahal perjalanan kurang lebih hanya sepuluh menit, dengan ongkos kurang dari 20 ribu. Ya elah…

*curhatpentinggapenting*

Kucing Kucing di Dinding (1)

3 Comments

Adalah seekor kucing betina di kostan saya yang kami namai PBC (baca: pibisi), panggilan sayangnya PB (baca: pibi). Orang-orang yang tidak tahu asal-usul nama itu pasti mengira ‘pibi’ itu ditulis ‘phoebe’. Tentu saja tidak. Itu nama yang terlalu bagus untuk seekor kucing kampung kurus, kadang-kadang kotor, tapi cantik.

Awalnya PB tak lebih dari seekor kucing dari golongan garong, yang mengendap-endap masuk dapur melalui celah tembok (yang memisahkan dapur kost dengan atap genteng garasi) di lantai 2 rumah kost. Malam, ketika para penghuni kost terlelap, seringkali saya mendengar suara plastik keresek yang terkoyak, atau tempat sampah yang terguling. Dan pagi harinya, dapat saya temukan sisa-sisa makanan yang tercecer dan sampah-sampah yang berhamburan dari tempatnya.

Kalian yang kenal dengan kucing pasti tahu, kucing yang selama hidupnya tidak pernah berinteraksi dengan manusia, akan menjadi sangat sulit untuk disentuh. PB adalah kucing semacam itu. Sama sekali tidak bisa didekati. Ketika suatu malam saya memergokinya sedang mengais-ngais sampah, badannya langsung tegang, matanya menatap saya tajam, dia dalam posisi siaga untuk melarikan diri. Ketika saya semakin mendekatinya, dengan gerakan sangat cepat dia berlari dan keluar melalui celah tembok dari mana dia masuk. More

Catatan Liburan

7 Comments

Tidak ada yang menarik, sama sekali. Rencanaku berantakan. Dan aku-lah satu-satunya faktor semua ke’berantak’an itu.

Kamis pagi H-1 Idul Fitri, aku terbangun setelah matahari lebih dulu masuk ke celah-celah gorden kamarku. Mataku memicing menerima silaunya matahari pagi. Menggeliat, menguap, bangun, terduduk, dan … ambruk! Dengan mata setengah terpejam, tanganku meraba-raba sekelilingku, mencari ujung selimut. Kutarik selimut menutupi sekujur tubuhku, dari ujung kaki sampai ujung rambut, berusaha menciptakan sensasi gelap seperti malam hari. “Aaahh … nikmatnya hari ke 3 datang bulan, tidak usah bangun sahur, tidak juga sholat subuh.”
Tapi bukan berarti tidak harus bangun pagi kan???

Kembali ku terbangun. Menggeliat, menguap, bangun, terduduk, dan … hampir ambruk! Kalau saja aku tidak melihat jarum jam menunjuk pada angka 11, aku mungkin sudah benar-benar ambruk, (kali ini) melanjutkan sesi tidur siangku. Kuturunkan satu persatu kakiku dari tempat tidur, terasa dingin ketika menyentuh lantai kamar. Ah, bagaimana bisa jam 11 lantai kamar masih dingin? Padahal matahari sempurna masuk dari jendela kamarku, yang tidak lagi tertutup gorden seperti tadi pagi.

Terdiam beberapa saat. Kusingkirkan selimut yang menutupi sebagian tubuhku. Kembali terdiam. Kemudian, dengan kedua tanganku sebagai penopang, aku mencoba mengangkat tubuhku sendiri. Beraaat … Sampai seluruh berat tubuhku hanya tertumpu pada kedua kaki. Seketika aku merasa pening, aku berjalan terhuyung-huyung, aku memijit-mijit dahi dengan mata yang masih setengah terpejam, tanganku berusaha meraih apapun benda tinggi di sekitarku, sampai akhirnya salah satu telapak tanganku mendarat di pintu lemari bajuku. Berhenti sejenak. Aku berusaha mengumpulkan kesadaranku. Memanggil kembali serpihan-serpihan nyawa yang masih bertamasya di alam mimpi. More

Astaga … aku merasa kelangkaan ini harus diabadikan di blog

12 Comments

Ketika jarum penunjuk detik berjalan sangaaaaaat lambat. 

Yang muncul adalah … kantuk … bosan … bosan … bosan …bosaaaaaaaan …

Tiba-tiba seseorang menyapa : More

Aktivitas Libur….(Gak penting…hehe)

Leave a comment

“Pengen ngemeng-ngemeng ga penting….”
Itulah hal pertama yang terpikir ketika mulai menyalakan laptop.
Kayaknya udah lamaaaaa banget ga ngungkapin uneg-uneg dalam bentuk tulisan, padahal jika ditilik selama beberapa hari ke belakang, ada banyak hal yang patut diceritakan.
Tapi….kok kemampuan ngemengku kayaknya semakin menurun ya? Hehe…Mungkin karena kurang membaca? Atau paling mungkin karena aku terlalu memanjakan diriku yang ogah-ogahan menulis (baca: curhat).
Kalau suatu waktu menemui kejadian yang menarik, yang patut dituliskan, seringkali aku kalah dengan bisikan hati, “Duuh males…entar aja ah…idenya simpan dulu dalam hati”, dan pada hari berikutnya keinginan untuk menulis itu sama sekali sudah lenyap, sehingga kalaupun masih memaksakan diri untuk menulis aku akan bingung harus memulai dari mana.

Selama liburan, yang Alhamdulillah, selama 10 hari ini, ga ada program khusus yang kubuat untuk mengisi liburanku agar ga sia-sia.
Hanya tiga baris program besar yang kutorehkan cukup dalam hati agar liburan 10 hariku lebih bermakna…..(Semoga….)
1. Membenahi kamar….merapikan, mendekor, semuanya bertujuan untuk lebih menyamankanku beraktivitas di dalam kamar.
2. Membaca buku sebanyak-banyaknya…hal yang akan sulit kulakukan seandainya sudah kembali ke rutinitas kerja seperti biasa.
3. Menonton film sebanyak-banyaknya….ga mesti di bioskop. Aku cuma berencana meminjam beberapa film baru yang tidak sempat kutonton selama beberapa bulan terakhir.

More

Older Entries