20170913

Ini sudah saya rencanakan jauh-jauh hari, bahkan sejak rumah ini belum bisa ditempati, bahwa kelak saya ingin menjadikan rumah ini salah satunya sebagai tempat aktivitas anak-anak, dalam hal ini Akhtar dan Ahnaf, juga teman-temannya.

Demi merealisasikannya, kemarin saya melakukan ‘langkah kecil’ dengan mengadakan playdate kecil-kecilan di rumah.

Sejak resmi pindah kesini sekira sebulan yang lalu, saya sudah mewacanakannya dengan Teh Uwie (Sabumi) yang orang Cimahi, tapi tak kunjung terealisasi karena satu dan lain hal (intinya mah belum sempet ajah hehe). Pun playdate kemarin, Rabu 13 September 2017, pun sebenarnya terhitung dadakan, karena baru direncanakan matang 2 hari sebelum pelaksanaannya. Kalau saya sebenarnya lebih cocok dengan cara ‘dadak mendadak’ begini untuk playdate… karena kalau direncanakan terlalu dini dan terlalu banyak kepala yang mengusulkan waktu pelaksanaan dan teknis kegiatannya, seringnya malah ga jadi.

Adapun tema playdate yang diusulkan inginnya mulai dari mainan yang basic, misalnya membuat playdough. Namun, berpikir ulang, playdough itu membuatnya pakai bahan makanan (terigu, garam, dan minyak) tapi pada akhirnya dibuang, kan sayang ya… makanya saya berpikir gimana agar anak-anak tetap main dough, namun tidak sampai mubadzir. Akhirnya diputuskanlah untuk membuat kukis coklat.

Hari Ahad, 3 hari jelang playdate, saya dan Akhtar praktik membuat kukis coklat, dengan berbekal resep dari cookpad. Akhtar antusias banget dari mulai membuat adonan, sampai menghias kukis dengan chocochips, hanya saja ia tampaknya ga tertarik memakannya setelah kukis itu matang. Haha… Sebagian besar kukis di toples malah hancur, karena Ahnaf hanya memakan chocochips-nya.

***

IMG-20170913-WA0012

Untuk resep kukis coklatnya, saya coba bagi disini ya…

Kukis Coklat Chocochips

Bahan-bahan:

200 gr Margarin

200 gr Gula halus (kalau saya merasa segini terlalu manis, jadi kurangi aja takarannya)

2 butir kuning telur

2 sdm coklat bubuk

1 sdm maizena

1 sdm susu bubuk

1/4 sdt baking powder

300 gr tepung terigu

50 gr kacang mete ditumbuk halus (di resep aslinya ga ada)

Chocochips secukupnya

Cara membuat:

1. Margarin dan gula halus di-mixer sampai tercampur rata

2. Masukkan kuning telur, mixer

3. Masukkan coklat bubuk, maizena, susu bubuk, BP, mixer

4. Masukkan terigu sedikit demi sedikit, mixer

5. Lanjutkan mengadon dengan tangan jika sudah ga lengket di tangan. Masukkan kacang mete tumbuk. Tambahkan terigu sedikit demi sedikit sambil diadon sampai kalis

6. Cetak, beri chocochips di atasnya

7. Panggang dalam oven 180˚ selama 25 menit.

***

Pada hari H, yang hadir adalah Teh Uwie+Fatih, Teh Rini+Wildan dan Milki, dan Teh Indri+Echa dan Adin. Sedikitan ya? Tapiii tidak sedikit pun mengurangi kemeriahan playdate di rumah, terutama karena ada 3 ‘pemuda’ yang selama playdate tidak berhenti mengeksplorasi semua ruang dan semua mainan, dari mulai bermain-main standar di kamar main sampai memandikan 2 mobil besar di kamar mandi.

Lalu bagaimana dengan agenda bikin kukisnya? Ternyata anak-anak itu hanya bertahan sampai proses mencetak kue, ada yang bahkan hanya bertahan sampai membuat dough. Sisanya lebih banyak emak-emaknya yang mengerjakan. Tak apa lah ya, yang penting semua happy. Anak-anak happy, ibu-ibu pun happy karena bisa ngobrol sagala rupa plus membawa pulang masing-masing setoples kukis.

Rangkaian acara berakhir sampai adzan Ashar berkumandang, molor jauh dari yang direncanakan selesai pada jam makan siang. Ah tapi terlihat tidak ada yang keberatan kok, semuanya menunjukkan wajah lelah yang bahagia :)

Sekian laporan playdate perdana di rumah Akhtar. InsyaAllah kami akan mengadakan playdate-playdate selanjutnya dengan tema-tema memikat lainnya.

Advertisements