​Lihat susunan mobil yang berbanjar melingkar pada foto di atas?

Ahnaf yang menyusunnya… persiiissss seperti yang dilakukan Akhtar dari mulai mengenal mobil-mobilan kadang sampai sekarang. Bedanya… dulu Akhtar melakukannya tanpa melihat seorang pun yang dijadikan contoh. Sementara Ahnaf meniru Akhtar plek plek plek, dan bisa melakukannya lebih awal dan lebih rapi di usianya yang 1,5 tahun. 

Begitu pun Ahnaf mampu lebih awal menyusun mainan balok-balok ini, karena sering melihat Akhtar melakukannya.  


Pun susunannya lebih teratur, misal ia akan menyusun balok-balok ke atas yang ukurannya sama. 

Hal ini saya catat sebagai salah satu ‘keenakan’ punya anak lebih dari satu. Sang adik belajar lebih cepat mengerjakan sesuatu dengan menyontoh dari kakaknya, jadinya emak tak perlu mengajarkannya 2 kali, hahaha.

Contoh lainnya, soal pipis di kamar mandi. Kalau Akhtar pengen pipis, Ahnaf langsung aja ‘riweuh’ mengejar Akhtar ke kamar mandi, minta dibukain popoknya, walaupun sekedar buka popok tapi ga pipis sama sekali, sebenarnya hal ini bisa jadi momentum untuk mengenalkan toilet lebih awal kepada Ahnaf… masalahnya Akhtar ga mau pipis bareng Ahnaf.. katanya malu. Jadi akhirnya tak jarang drama kamar mandi terjadi, yang memakan 1 korban menangis. Hadeuh…

Dengan rumus “Adik meniru kakak” itu, berarti saya kudu lebih ketat menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik kepada Si Sulung, karena kelak dia akan menjadi role model untuk adik-adiknya. 

Advertisements