Dalam kamus bahasa Akhtar, makan di toko artinya makan di restoran cepat saji. Akhtar menamai aktivitas ini secara spontan sekitar beberapa bulan yang lalu, ketika dalam suatu perjalanan pulang dari Bayah (Kab Lebak) kami mampir di rest area dan makan di restoran ayam Pak Tua.

Setelah itu selama beberapa waktu, ketika melihat restoran ‘toko’ di rest area manapun, Akhtar akan berseru, “Akhtar pernah makan disitu!”


Selanjutnya, Akhtar pernah merasa terkesan ketika diajak makan di restoran berlambang M di Cimahi, yang di dalamnya terdapat playground kecil.
Lalu, ingat terus pernah memesan menu ayam, nasi, dan minuman teh buah di restoran dengan krim keju sebagai kekhasannya. 

Sepele ya? Hehe… karena jarang makan di toko, aktivitas yang dilakukan sesekali ini menjadi istimewa bagi Akhtar. 

Tetaplah jarang ‘makan di toko’ ya Akhtar. Karena sesungguhnya yang Akhtar makan itu junkfood… :p

Advertisements