image

PHP? Pemberi Harapan Palsu??

Iya, apalagi?

Jadi… berbeda bangeeeettt sama Akhtar waktu baru lahir, Ahnaf ini antengnyaaaaa kebablasan..

Sebagai perbandingan,

Akhtar itu…
– sering terbangun, siang atau malam,
– sering minta digendong sampai tertidur, dan begitu kita merasa aman untuk menidurkannya di kasur, eh, terbangun lagi, dan proses menidurkan sambil digendong pun diulang dari awal
– lebih sering menangis, sedikit saja popoknya basah atau kena pup langsung terbangun dan menangis
– kalau mimi ASI, ga sebentar, dan sering pula

Sementara…

Ahnaf itu…
Bahkan ketika popoknya basah pun dia akan masih anteng, tiduuurr, dan tetap terlihat nyaman. Kalaupun saya ganti popoknya, dia akan terbangun sebentar saat ganti popok, lalu… tertidur lagi, seolah ga ada apa-apa.
Dan satu yang bikin gemesss…
Ahnaf itu suka PHP-in saya… huhu

Maksudnya?

Saking antengnya, kadang saya harus membangunkannya untuk menyusu. Lebih sering dia sendiri yang terbangun dan menangis (seolah-olah) minta susu, karena ketika saya sentuhkan jari di sekitar mulutnya, dia memang menunjukkan tanda-tanda ingin menyusu…

Kalau PD sudah terasa penuh, saat Ahnaf minta susu ini yang paling ditunggu-tunggu… tapi… begitu saya sudah siap menyusui, mulai lah si PHP ini beraksi… kadang Ahnaf hanya menempelkan mulutnya, lalu tertidur lagi…
Atau… dia menyusu, tapi hanya sebentar dan sedikit… sering juga dia hanya ‘memancing’ ASI keluar, lalu melepaskannya begitu saja… huhu…

Ibu-ibu menyusui pasti ngerti deh kondisinya… PD penuh, trus dipancing si anak, dilepaskan, alhasil… kuyup lah, karena si ASI terus keluar deras.

Untuk ‘keantengan’ Ahnaf ini, saya kadang mengistilahkannya sebagai ‘pengertian’. Pengertian sama kakaknya yang sampai sekarang masih menyita lebih banyak perhatian saya. Dan pengertian sama emaknya yang emang masih berantakan dalam hal me-manage waktu mengurus 2 anak.