image

Alhamdulillah… terlaksana juga salah satu program Ramadhan Sabumi tahun ini. Mengambil kesempatan bulan penuh keberkahan, dimana satu kebaikan mendatangkan banyak kebaikan yang lain, Sabumi bekerjasama dengan Kidzsmile Foundation mengadakan Senyum Ramadhan di PAUD Ceria, daerah Tanggulan, Dago Pojok.

image

Senyum Ramadhan sendiri sebenarnya merupakan kegiatan tahunan Kidzsmile yang mana mereka berbagi senyum dengan anak-anak di beberapa kota di Indonesia melalui permainan dan dongeng edukatif. Konsep Senyum Ramadhan Kidzsmile adalah berbagi dengan apa yang ada, namun mereka membuka kesempatan kepada siapa pun yang ingin berdonasi. Maka, Sabumi mengambil peran sebagai perantara bagi para donatur yang ingin memeriahkan Senyum Ramadhan ini dengan berbagai bentuk donasi.

Bagi Sabumi sendiri, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengajarkan kepada putra putri Sabumi bagaimana berempati dan berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang kekurangan. Oleh karena itu, salah satu bentuk donasi yang dianjurkan adalah berupa bingkisan peralatan sekolah dan beberapa makanan ringan yang disiapkan sendiri oleh putra putri Sabumi. Tak lupa disisipi surat motivasi untuk sahabat-sahabat PAUD Ceria, agar mereka tak patah semangat mencapai cita-cita.

image

Tujuan lainnya tentu saja, Sabumi ingin berbagi keceriaan dengan sahabat PAUD Ceria dengan memberikan donasi dalam bentuk barang yang bisa digunakan jangka panjang oleh PAUD, seperti rak buku, container, mainan, karpet, papan tulis, dan beberapa item lain, serta sejumlah uang yang bisa dibelanjakan beberapa kebutuhan PAUD.

***

image

Apa sih yang Anda bayangkan tentang sekolah PAUD dan TK? Dinding kelas berwarna-warni yang digambari karakter-karakter lucu? Lemari besar penuh mainan dan buku? Panggung boneka? Halaman dengan ayunan, jungkat-jungkit, dan perosotan? Ah… jangan dibayangkan semua itu ada di PAUD Ceria.

Kelas-kelas PAUD ini hanya berupa ruangan sempit dan pengap tanpa jendela di bawah Masjid Ad Da’wah, di sebelah tempat wudhu dan kamar mandi. Luasnya hanya sekitar 5 x 4 meter, itupun digunakan untuk 3 jenjang kelas yang berbeda, yaitu PG, TK A, dan TK B.

PAUD ini terletak di Tanggulan yang termasuk daerah minus di Kota Bandung. Profil orangtua siswanya rata-rata Ibu Rumah Tangga atau ART, sementara para ayahnya adalah buruh serabutan.

image

Tapi, masyaAllah gurunya yang saat ini hanya dua dan hampir tak bergaji memiliki semangat membangun yang sangat besar.

Muridnya pada tahun ajaran terakhir ada 25 orang, dengan 3 guru (mulai tahun ajaran depan 1 guru resign karena gaji yang tidak memadai). Sebenarnya ditetapkan SPP 30-50 ribu /bulan setiap siswa. Namun dari 25 siswa, yang membayar paling banyak 6 orang, itu pun tidak rutin. Tapi meski begitu semua siswa masih boleh belajar di sana walau tidak membayar, maka bisa dikatakan PAUD ini gratis.

Mempertimbangkan hal tersebut, kami menyimpulkan PAUD Ceria ini memang layak menerima bantuan.

***

Alhamdulillah, dari hasil pengumpulan donasi selama kurang lebih 10 hari, terkumpul donasi dengan rincian sebagai berikut:

1. DONASI UANG

Total donasi : Rp 7.860.090, dan tidak semuanya berasal dari keluarga Sabumi.
Pengeluaran total untuk keperluan kegiatan belajar mengajar PAUD dan kesejahteraan guru sebesar Rp 3.010.270. Dan sisanya diberikan kepada Ibu Rahma, pemilik, kepala sekolah, sekaligus gurunya sebesar Rp 4.850.000 untuk berbagai kebutuhan PAUD.

2. DONASI BINGKISAN

Kami menerima total 33 bingkisan dari anak untuk anak.

Semuanya diserahkan kepada anak PAUD dan LDKM melalui tangan-tangan kecil putra putri Sabumi.

3. DONASI BARANG

1. Cat dinding Jotun 20 liter
2. Evamat puzzle bekas layak pakai
3. 1 container jumbo boneka bantal
4. 1 set rak besi merek Krisbow
5. Buku bacaan anak dan guru
6. Buku bantal dan bola kain
7. Puzzle anak
8. 5 tas anak
6. 6 paket hijab untuk guru dan remaja masjid putri
7. 2 bingkisan untuk remaja masjid putra
8. Abaca flashcard

Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dengan kebaikan yang berlipat-lipat. Aamiin ya Rabbal’aalamiin.

Acara penyerahan donasi dan rangkaian kegiatannya berlangsung pada hari Rabu, 8 Juli 2015, atau 21 Ramadhan 1436 H di Masjid Ad Da’wah. Dihadiri hampir 20 orangtua Sabumi dan 20an putra-putrinya. Jumlah pastinya tidak tercatat. Serta guru-guru, dan para siswa PAUD beserta ibu-ibunya. Kalau dijumlah mungkin tidak akan kurang dari 80 orang.

image

Acara dibuka oleh Bu Rahma, kepala  sekolah PAUD, dengan berbagai nyanyian beserta gerakan-gerakannya, putra putri Sabumi pun berbaur dengan sahabat PAUD.

image

Selanjutnya, perkenalan singkat Sabumi yang diwakili Bunda Hani.

image

Setelah itu, barulah Ayah Idzma dari Kidzsmile mengambil alih acara. Diawali permainan tupai dan pohon yang lumayan heboh karena anak-anak berteriak dan berlarian kesana kemari. Meskipun begitu, semoga pesannya sampai ya… bahwa kita harus menjaga hutan kita agar pohon-pohon dan hewan-hewan bisa hidup nyaman di habitatnya.

Dilanjutkan penampilan dari beberapa anak Sabumi dan PAUD yang dengan berani maju ke depan menunjukkan kebolehannya bernyanyi.

Sabumi diwakili Sinnai nih, putranya Teh Devi.

image

image

Lalu, Ayah Idzma kembali mencuri perhatian anak-anak dengan boneka-boneka hewannya yang bisa ‘ngomong’ dan ‘bercerita’, kali ini ceritanya pun masih tidak jauh dari tema HUTAN. Dan tak ketinggalan ada Kido yang menjelaskan tentang sentuhan pada anggota tubuh kita, mana yang boleh dan tidak boleh.

image

Daan…

Pantauan di lapangan sempat terputus karena saya harus mengejar-ngejar Akhtar yang memaksa keluar masjid.

Hahaha…

Dilanjutkan acara pembagian bingkisan langsung oleh putra putri Sabumi, sahabat PAUD Ceria yang menerima pun semakin ceria, semoga bermanfaat ya Sahabat…

Acara selesai bertepatan dengan adzan dzuhur ditutup dengan doa dan foto-foto. Alhamdulillah, semua berjalan sesuai skedul.

Seru ya? Wah, kapan-kapan kalau Sabumi mengadakan kegiatan lagi insyaAllah ga kalah seru deh, apalagi keluarga Sabumi selalu semangat berpartisipasi dalam setiap kegiatan.

Sekarang waktunya kita fokus menjalani 10 hari terakhir Ramadhan tahun ini. Semoga kita bisa meraih keutamaan malam Lailatul Qadar. Semoga Ramadhan ini BUKAN Ramadhan terakhir untuk kita dan keluarga. Aamiin…

Foto: dokumentasi pribadi, file media grup whatsapp Sabumi dan Intibumi