IMG-20140923-WA0005

Kurang lebih dua bulan terakhir saya bergabung di grup Indonesia Homeschoolers di FB. Homeschooling (HS) sebagai salah satu alternatif pendidikan informal memang menarik minat saya belakangan ini. Saya bergabung di grupnya pun dalam rangka mencari tahu lebih banyak tentang HS dengan belajar langsung dari pengalaman keluarga yang sudah menjalankannya. Terlepas nanti akan dijalankan di keluarga kami atau tidak, menarik sekali bagi saya untuk mempelajari berbagai model pendidikan untuk ditelaah plus dan minusnya sehingga kami dapat menerapkan model terbaik untuk pendidikan anak(-anak) nanti.

Kebetulan seminggu yang lalu, seseorang di grup, yang berdomisili di Bandung, menawarkan rumahnya untuk tempat bermain anak-anak usia s.d 6 tahun, maksimal 10 orang. Saya pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Saya tak berekspektasi banyak dari kegiatan ini, karena yang konfirm datang ternyata juga belum punya pengalaman HS, namun kesempatan berkenalan dan silaturahim dengan orang-orang baru lah yang membuat saya ‘memaksakan diri’ datang walaupun tempatnya lumayan sulit dijangkau dari Padalarang apalagi saya hanya berangkat berdua dengan Akhtar menggunakan angkutan umum. Alhamdulillah, karena yang punya rumah adalah juga pengusaha pakaian muslim, kami yang datang pun dihadiahi inner jilbab yang harga jual retailnya tak kurang dari 50 ribu. Silaturahim benar-benar membuka pintu rezeki :)

Intinya kegiatan kemarin isinya adalah perkenalan dan adaptasi anak-anak dengan teman-teman barunya. Sembari mengawasi anak-anak bermain, para ibu pun bertukar pikiran tentang pendidikan anak dan keluarga. Kebetulan sekali ada dua orang anak seusia Akhtar, yang sama-sama lahir bulan Juni 2013. Ya walaupun anak-anak ini hanya asyik sendiri dengan mainan-mainannya tapi Akhtar tampak menikmati kegiatannya.

wpid-img-20140923-wa0012.jpg