Per 1 Desember 2012 kemarin saya resmi bukan warga Pam Baru lagi. Tanpa saya sadar sebelumnya, ternyata tepat empat tahun saya menempati salah satu kamar di Pam Baru 3 No 12. Dan saya meninggalkan Pam Baru dengan status penghuni terlama disana. Ini merupakan rekor terlama saya menempati suatu rumah kost. 1 Desember 2008-1 Desember 2012.

Selama empat tahun setidaknya saya tahu seluk beluk penghuni yang keluar masuk kost itu. Tapi satu masa yang paling saya rindukan adalah ketika saya bisa melakukan kegiatan bersama dengan penghuni kost yang lain. Belanja, jalan-jalan, makan-makan, nyengnyong, nonton, apapun bersama. Hal tersebut terutama didukung oleh latar belakang kami yang kurang lebih sama. Sangat berbeda dengan kondisi terakhir yang saya tinggalkan disana. Satu kamar adalah satu individu. Dan hal tersebut menjadi hal ke sekian yang memengaruhi keputusan saya untuk pindah ke tempat baru.

Setidaknya sudah setahun terakhir saya memikirkan untuk pindah kost sejak saya mulai bekerja di perusahaan tempat saya bekerja saat ini. Tapi, ada saja alasan untuk tinggal lebih lama. Selain karena belum menemukan kost yang cocok, yang paling absurd, saat itu saya tidak tega meninggalkan kucing yang setiap hari menunggu saya di depan pintu kamar, bahkan mengantar saya keluar pagar rumah ketika hendak berangkat kerja. Kucing putih lucu imut, yang pada akhirnya lebih dulu meninggalkan saya di kost itu.

Ketika pada akhirnya kucing itu raib entah kemana -sebenarnya saya curiga kucing itu dibuang- saya merasa tidak lagi punya alasan untuk tinggal lebih lama disana. Apalagi, beberapa bulan yang lalu saya menikah dan tidak leluasa kalau mengajak suami menginap di kost.

Semoga kost yang sekarang adalah kost yang terakhir buat saya, bukan saya berniat tinggal sangat lama disana, tapi untuk selanjutnya seharusnya saya sudah tinggal di rumah sendiri. Amin.