Bahwa tidak semua yang kita inginkan itu bisa kita dapatkan, saya setuju. Tapi Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, termasuk ujian hidup yang sebagian dari kita mungkin menganggapnya sebagai ‘penderitaan’, tapi mungkin itulah cara Allah mendidik kita agar menjadi dan mendapatkan yang terbaik seperti yang kita minta dalam doa-doa kita. Atau bisa jadi ujian itu sebagai balasan atas dosa-dosa kita, sebagai cara Allah menjawab doa-doa permohonan ampun kita.

Bahwa mendapatkan apa yang kita inginkan adalah keberuntungan, itu adalah pendapat saya. Ada dua kemungkinan ketika hal ini terjadi. Pertama, Allah ridha dengan keinginan kita. Kedua, Allah memberikannya dengan marah karena kita memaksa meminta suatu hal yang belum tentu baik.
Yang pertama beruntung dunia akhirat, yang kedua beruntung di dunia saja.

Bahwa tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, atau mendapatkan apa yang tidak kita inginkan adalah karena dua hal menurut saya. Yang pertama karena kita kurang berusaha, kedua karena Allah sedang mendidik kita untuk bersabar dan bersyukur.

Bahwa yang lebih baik diantara kita adalah orang yang berusaha yang terbaik, bersabar ketika yang terjadi bukan yang kita harapkan, dan ikhlas menerima apapun yang Allah berikan. Karena mungkin itulah cara Allah menjadikan kita pribadi yang lebih berkualitas.

*heuh … need someone to talk, need a shoulder to cry on