Galaxy Ace ada dalam genggaman saya sekarang (terhitung sejak 16 Juni 2011) … alasannya sederhana saja mengapa saya beli hp baru,
“Karena ponsel lama sudah tidak bisa diandalkan, baterenya harus dicharge sehari 2 kali, dan mic-nya rusak, membuat saya tidak leluasa menerima telepon, padahal umurnya belum juga tiga tahun … fiuuh … seharusnya saya tidak seteledor itu merawat barang-barang saya.”

Mengapa Galaxy Ace? Karena saya suka tampilannya, visual sekali ya … bahwa setelah mempertimbangkan fungsi, hal selanjutnya yang saya pertimbangkan dalam memilih barang adalah bentuk fisik dan tampilan layarnya :)

Selama seminggu pertama memilikinya, tidak ada yang bisa saya lakukan dengan ponsel pintar ini selain mengirim teks dan menelepon, karena entah mengapa, internet tidak berfungsi di hp ini. Rupa-rupanya hanya karena belum disetting. Hal yang membuat saya sedikit heran sebenarnya. Karena hp saya sebelumnya bisa mengoperasikan internet tanpa setting dari ponselnya, heran apalagi saya menyetting hp baru saya dengan mencontek settingan internet pada hp lama saya. Hehehe … *paragraf pembenaran dari satu akronim: GAPTEK

Selama seminggu pertama itu pula saya mencari-cari informasi tentang paket langganan internet dari Indos*t. Hmm, mahal juga ya, lebih mahal daripada uang pulsa yang dikeluarkan jika saya menggunakan ponsel biasa. Berdasarkan saran dari seorang teman, akhirnya saya melirik provider lain yang punya galeri di Lantai 2 (atau 3 ya?) Plaza Semanggi, kebetulan suatu hari teman sekantor saya ada keperluan ke Plangi, maka sekalian saja saya ke galeri 3, ya … tri.
Dengan demikian, maka tujuan awal saya membeli hp baru ini tidak tercapai. Mengapa? Karena nomor utama saya tetap menggunakan hp lama, saya masih agak sulit dihubungi, dan masih mengalami kerepotan setiap menerima panggilan telepon masuk. Hehehehehehehe …

Sedikit bercerita tentang hp baru saya …
Di dalamnya telah dibenamkan OS Android 2.2 Froyo … oh ya jangan coba tanya saya apa bedanya froyo dengan gingerbread, atau froyo dengan seri-seri sebelumnya, karena akan memakan banyak waktu bagi saya untuk bertanya pada Si Mbah.
Yang saya suka adalah ukuran layarnya yang lebar, setelah coba saya ukur sendiri dengan menggunakan penggaris dengan tingkat error tidak lebih dari 1 cm hehe, panjang x lebar layar berbentuk persegi panjang ini = 9,5 cm x 6 cm. Dari angka-angka yang diketahui tsb, Anda bisa mencari sendiri berapa luas dan kelilingnya.
Kameranya 5 megapiksel. Sebenarnya saya tidak seberapa peduli dengan ukuran MP pada kamera hp saya ini, karena saya punya kamera saku, juga tidak pernah bermasalah dengan kamera 3 MP yang dibenamkan pada hp lama saya, fyi, hasil foto hp lama saya bisa lebih bagus daripada hasil foto kamera salah satu seri ponsel pintar keluaran RIM yang ber-MP 3,2. Hehehe. Tidak penting ya pembahasannya, karena setahu saya hasil foto yang bagus juga tidak terlalu ditentukan oleh resolusi kamera.
Saya membeli hp ini di salah satu kios penjual hp di Mal Ambassador, dengan harga yang lebih murah daripada yang biasa saya baca di pricelist yang tersedia di internet atau media informasi lain. Lumayan menghemat Rp150ribu dari anggaran :)

Mengenai fungsinya, belum terlalu saya optimalkan … sejauh ini saya sangat terbantu dengan aplikasi-aplikasi yang saya install dari Android Market.
Baru beberapa aplikasi sih, akan saya ceritakan di posting berikutnya ya :)