Tidak banyak yang saya install di hp saya, hanya beberapa aplikasi yang saat ini dirasa perlu saja.
Kalau saya analogikan dengan kehidupan sehari-hari, biasanya saya hanya akan pergi ke pasar, baik itu pasar tradisional maupun modern, ketika saya merasa membutuhkan sesuatu aja. Makanya, jarang ada stock makanan di kostan saya. Karena kebiasaan buruk saya, jarang menghabiskan makanan yang sengaja saya simpan.
Begitu pula dengan pasar yang satu ini, saya mengunjunginya kalau saya merasa butuh ‘membeli’ aplikasi tertentu aja.
Misalnya,

Saya merasa perlu ada yang mengingatkan setiap kali jam sholat, maka saya menginstall Muslim Pro
Dengan aplikasi ini, akan ada reminder setiap datang waktu sholat, notifikasinya bisa berupa beep, adzan, atau tidak ada notifikasi sama sekali. Waktu sholat akan menyesuaikan dengan lokasi yang kita pilih. 
Aplikasi ini juga menunjukkan tanggalan hijriah dan hari libur Islam dalam kalender Masehi, sehingga saya jadi tahu, bahwa hari ini ternyata udah 2 Sya’ban … ya Allah udah mau Ramadhan dan saya belum siap-siap :(
Tersedia juga fitur penunjuk kiblat. Tapi ini bukan kompas kiblat yang bisa menunjukkan arah Utara, Timur, Selatan, Barat dengan benar, hanya berupa tampilan 4 arah mata angin dan arah kiblat yang menunjuk pada derajat tertentu dari salah satu arah mata angin, sesuai dengan posisi kita saat ini.
Selain itu, ada fitur Al Quran, dengan terjemahan bahasa Inggris, hanya saja huruf yang digunakan adalah huruf Arab lepasan, apa ya istilahnya?? Kita juga bisa men-share ayat-ayat tersebut melalui facebook, twitter, whatsup, wordpress dan lain-lain.

Eh tapi … Muslim Pro di atas tidak bisa membacakan ayat Al Quran untuk saya, maka saya menemukan aplikasi My Quran, aplikasi berbahasa Indonesia. Pembuatnya orang Indonesia.
Setiap membuka aplikasi ini akan ada random terjemah satu ayat tertentu, kemudian baru masuk ke fitur-fitur lainnya.
Kita bisa mengatur jadwal dan tugas untuk membaca Al Quran setiap hari, ada Asma Ul Husna yang terbuka satu demi satu setiap kali kita membaca Al Quran, ada ayat-ayat Al Quran yang bisa kita pilih untuk kita baca atau kita dengarkan dengan mengklik tanda speaker. Setiap ayat dilengkapi dengan terjemahan berbahasa Indonesia.

Lalu,
Ada satu hal yang mengganjal tiap melihat arah kiblat di mushola kantor, kiblatnya bergeser hampir 90 derajat sejak pertama kali saya sholat disana. Pergeseran kiblat sedikit demi sedikit itu terjadi semenjak MUI mengumumkan ralat arah kiblat di Indonesia, pada tahun 2010 lalu. Saya penasaran, maka saya mencari kompas kiblat di Android Market. Pertama kali diujicoba di kostan saya, dan saya rasa berhasil ;)
Saat mengecek arah kiblat di kostan, saya menggunakan 3 aplikasi, yaitu:
Compass (tampilannya seperti kompas biasa, menunjukkan 4 arah mata angin),
Qibla Compass (untuk bisa menggunakan aplikasi ini, GPS harus terlebih dulu diaktifkan. Compass ini memperlihatkan 1 jarum kompas yang menunjuk pada arah kiblat),
serta fitur kompas kiblat pada Muslim Pro, untuk mengetahui berapa derajat arah kiblat dari arah mata angin tertentu.
Untuk lebih yakin lagi, saya mengecek website MUI dan berita-berita lain terkait arah kiblat … untuk tahu berapa derajat dari barat arah kiblat di Jakarta, pada khususnya … hehehehe …
Tapi belum saya coba di kantor sih … :D

Itu dulu yang bisa saya bagi … tunggu postingan berikutnya ;)