Duuuh, ribet amat kan ngasih nama email.
Memang sengaja dibikin ribet, karena waktu itu saya berpikir untuk membuat alamat email yang identitas pemiliknya tidak secara mudah dapat diketahui, namun alamat email tersebut tetap bisa menjelaskan saya sebagai pemiliknya … hahahaha … dasar pikiran anak SMA.

Benar saja, banyak orang terkecoh dengan alamat email ini.
Oleh orang-orang yang tidak tahu saya, mereka mengira saya bernama Dwi, bahkan ada orang yang lebih kreatif mengira nama saya Priska.
Beberapa orang yang tahu saya bertanya, “Kok emailnya ada Dwi-nya sih?”.
Di milis Angkatan SMA saya, beberapa orang teman sempat mengira itu adalah alamat email Dwi yang lain (di angkatan saya memang ada yang bernama depan Dwi)
Beberapa teman kuliah saya, mengira saya ada hubungan khusus dengan cowok tetangga kamar kost, sekaligus teman seangkatan di kampus, yang bernama Dwi. Hahaha. Iseng banget.

Ah, lama-lama capek juga menjelaskan. Padahal mudah saja kok, kalau mereka mau sedikit berpikir …
Dan mereka pun menjawab “Emang gue pikirin????” :D

Alamat email itu merupakan kombinasi antara tanggal dan bulan lahir saya, inisial nama saya, dan nama belakang saya.

dwi_apr , karena saya lahir pada tanggal 2 April
apr sendiri adalah inisial nama saya
riz_q@ (dibaca Rizqia…h) adalah nama belakang saya, walaupun sangat MAKSA.

Maka jadilah dwi_apriz_q –> artinya si empunya email ini adalah APR atau A.P. Rizqiah yang berulang tahun tanggal 2 APR. Ribet bet bet :P

Lalu, kenapa saya tiba-tiba bercerita tentang alamat email ini?
Karena sore ini, secara sengaja saya ingin menengok milis angkatan saya, satu-satunya milis yang masih hidup segar bugar, yang mana saya subscribe dengan alamat email ini.

Melihat inbox yang sudah sangat penuuuuuuuuuhhhhh, saya pun berniat menghapus email-email lama.

Hmm, bagaimana inboxnya ga akan penuh, JIKA:
Ada banyak milis yang saya ikuti dengan menggunakan email ini:
Milis pertama yang saya ikutin adalah milis kelas III IPA 3 (mati suri),
lalu memasuki kuliah saya mengikuti milis FMC (mati suri), Permais dan qum_teen (sekali-sekali masih ada yang posting).
Semester-semester akhir, untuk bisa mendapatkan bahan kuliah dan tugas mata kuliah Audit, saya pun harus masuk ke milis Auditing khusus kelas saya.
Belakangan ketika saya mengerjakan skripsi, saya ikut milis Sysdyn (isinya sangat serius).
Saya juga baru ingat ikut milis asdos akun unpad dan akhwat FE 2004 ketika menemukan postingannya di tanggal-tanggal lamaaa sekali.

Astaga … banyak sekali kan? Dan dari sekian banyak milis itu, saya sebenarnya tidak aktif posting disana, hanya di milis Angkatan SMA saja, dan itu pun sesekali, kalo saya butuh menagih uang kas angkatan ke teman-teman. Hehehehehe.
Belum lagi notifikasi dari Friendster menambah kesesakan inbox saya. Ampe ga bisa bernafas … Huft.

Maka dengan keisengan yang semakin menjadi, saya pun berniat menghapus email-email itu terutama yang berasal dari milis-milis dan Friendster.
Saya ingin memulainya dari email yang paling lama, namun alih-alih menghapus email-email itu, saya malah nyangkut di beberapa email lama, dimana ada saya berbalas-balasan email dengan teman-teman saya disana.
Ya ampuuunnn … isinya ajaib-ajaib.

Yang lebih ajaib lagi, ada 2 orang yang sama sekali tidak saya ingat (Kenal kapan? Bagaimana? Dan dimana?) yang mengirimi saya foto.
Seseorang yang menamakan dirinya dewa_masakkan sempat dua kali berbalas email dengan saya.
Email pertama (tanpa saya edit) berisi:

“apa kabar cik adik masih ingat dgn saya ,nih abang sinto org jepang kesasar,kapan kita bisa chating bareng lagi seneng deh bisa cerita dgn kamu walu kita tidak sebaya ,maaf kalau mengganggu jgn lupa yah terus belajar semoga kamu sukses dan juga dgn U.M U.G.M MOGA MOGA KAMU LULUS DAN BISA MASUK UNIVERSITY GAJAGH MADA ,oh iya kamu asli dari mana ,titip salam buat keluarga mu ini ada pic abang sewaktu mau pergi kerja tapi bukan pakai pakaian dinas nanti lain kali kukirim pic yg waktu abang di tempat kerja”

Di email itu, dia mengirimi saya foto, nampaklah disana seorang pria berkumis, yang saya perkirakan umurnya jauuuuuh lebih tua daripada saya, lebih cocok saya panggil Om daripada Abang.

Ya ampuuunn … kapan saya pernah berkenalan dengan Om-Om ini???? Sekuat-kuatnya saya mengingat, tetap tak ingat jua T T

Tak jauh dari email itu ditemukan, lagi-lagi saya menemukan sebuah email dengan lampiran foto disana, “Ini Pic Aku”, begitu judul pesannya. Di sana terlampirlah sebuah foto laki-laki putih bergigi putih berkemeja putih pula (di foto itu orang tersebut nyengir lebar sampai nampaklah gigi-giginya dengan posisi duduk menyamping dengan sikap tubuh yang aneh, diperkirakan beberapa tahun lebih tua dari saya).
Kembali saya mengingat-ngingat, “Siapa si orang yang mengaku daniele_steele ini???”

Email yang lainnya tentu saja tidak berasal dari orang yang tidak saya kenal.
Ada email dari ehm … seseorang :) … (Dimanapun dia dan keluarganya berada sekarang semoga selalu dilindungi Allah).

Ada pula email dari seorang bernama … Mey. Seseorang yang saya kenal hanya sebatas di dunia maya. Kenalnya pun tidak sengaja. Karena nomor dia masuk ke HP saya, dan saya mengira itu adalah telepon dari teman saya. Saya keukeuh nomor itu adalah nomor teman saya, walaupun dia sudah mengaku nama dan identitas sebenarnya. Dia 3 tahun lebih tua dari saya, dan saat itu masih berkuliah di UGM, jurusan pertanian apaaaa gitu ya. Terakhir berkomunikasi dengannya, dia sudah bekerja (namun akan segera pindah) di tempat yang sedang membudidayakan buah naga, buah yang saat itu tidak saya tahu bentuknya seperti apa, tapi menjadi banyak diperjualbelikan belakangan ini. Where are you Mey???

Di beberapa email saya sempat berbalas email dengan beberapa teman-teman cewek saya di SMA, isinya … cewek bangeeeetttt!!! :D

Ada pula beberapa email dari teman-teman SMA saya yang lain. Ketika kami masih baru lulus, masih saling menanyakan kabar, dan masih saling mengucapkan ulang tahun secara pribadi melalui email.

Tak sengaja, saya pun menemukan email dari teman SMP saya. Teman dekat saya yang sampai saat ini masih rajin mengirimi SMS-SMS unik dan lucu, walaupun jarang saya balas. Maafin ya Ruha :(

Kangen … kangen sama semua yang pernah berbalas email dengan saya.

Sambil senyum senyum sendiri membaca email-email itu :) :) :) saya pun mulai mereply email-email lama itu, semoga masih berbalas.