Entah apa yang merasuki saya, sehingga saya sampai hati membeli seikat bayam ketika belanja beberapa keperluan di Giant Plaza Semanggi kemarin :P
Dengan perlengkapan masak sangat seadanya di kostan, menurut saya memasak sayur bayam tidaklah menyusahkan.
Beberapa siung bawang merah dan bawang putih pun saya beli. Tapi ada satu bumbu masak yang lupa saya beli, Anda pasti tahu apa.

Barusan, karena didorong oleh rasa lapar pula, mulai lah saya mengolah daun-daun bayam itu.
Buang akar-akarnya, siapkan bumbunya, niatnya saya iris-iris bawang merah dan bawang putih, tapi ternyata pisau yang ada tidak bersahabat. Tumpul. Ya sudahlah saya pipihkan dan cincang-cincang saja si bawang sampai tak jelas bentuknya.

Cara memasaknya pun sederhana saja. Entah wajar dilakukan atau tidak. Biar lah, ini kan sayur bayam a la saya :D.

Mulai dari mendidihkan air dalam panci, terus saya masukkan bawang beraneka bentuk rupa, setelah tercium baunya, baru saya masukkan daun-daun bayam. Setelah terlihat layu, saya tambahkan garam dan sedikit gula. Sengaja pakai gula, untuk menghindari penggunaan MSG. Hehehe. Belajar hidup sehat, walaupun telat.

Setelah saya rasa cukup bumbu perasanya, saya cicip kuah beningnya.
Hmmm …
tidak begitu enak ternyata, tapiĀ karena saya yang bikin, saya tetap bilang enak saja. Hahaha. Seharusnya saya kasih tomat biar lebih segar dan berasa, huh sayang sekali, malah lupa beli.

Berikut saya bagikan sayur bayam a la saya:

Menggugah selera bukan??? Gak usah ragu untuk mengakui :P