Masih dengan gaya Andrea Hirata yang hiperbolis dan … lucu!
Dan, masih dengan tokoh Ikal, dengan cerita perjuangannya ‘merebut kembali’ perhatian dari cinta pertamanya, A Ling.
Kali ini Andrea Hirata pun memunculkan tokoh-tokoh baru, seperti:
M. Nur, seorang detektif swasta, penderita penyakit gila nomor … berapa ya?
Enong, seorang pendulang timah wanita pertama di Belitong yang sangat ingin belajar Bahasa Inggris.
dan, Jose Rizal, seorang pemain opera sabun dari Meksiko (???)
*gasemuayanglobacaitubenerhahaha

Novel ini berhasil menyembuhkan kekecewaan saya terhadap novel Maryamah Karpov, yang dalam penilaian saya tidak lebih bagus daripada 3 novel sebelumnya dalam Tetralogi Laskar Pelangi.
Menurut saya, tema inti dalam novel ini adalah Cinta Gila dan Cemburu Buta. Disini kita akan mengikuti kisah Ikal yang melakukan berbagai cara mengalahkan Zinar, seorang keturunan Tionghoa yang ganteng, berkharisma, jago olah raga, dan TINGGI, yang diduga akan melamar A Ling. Cemburu buta-nya Ikal pada A Ling, membuat dia melakukan banyak kegilaan yang bahkan membahayakan jiwa.

Ah, tapi bukan Ikal namanya kalau dia tidak gigih memperjuangkan A Ling.
Dan, bukan Ikal namanya kalau dia berhenti bermimpi.