Rasanya semua orang yang tinggal di Pulau Jawa pernah menyeberang ke pulau-pulau nun jauuuh di seantero nusantara.
Oh ya??
Oke … oke … lebay ya? Gue ralat …

Rasanya … orang-orang di sekitar gue pada pernah ke luar Jawa deh, tapi kok gue nggaaa???

Bapakku pernah ke Lombok
Abangku malah pernah ke Papua
Adikku sendiri pernah main sampai Palembang
Tetangga depan rumahku pernah ke Aceh
Temen sebelahku pernah ke Makassar

Tapi aku?
Kata Mamah, aku juga pernah ke Sumatera kok.
“Oh ya?”, mataku membelalak, karena rasanya, dalam mimpi sekalipun aku ga pernah menginjak tanah Andalas.
“Iya, waktu itu Put masih kecil, belum juga dua tahun”, Mamahku melanjutkan. Haiiizzz … pantesan gue gak inget.

Pertanyaannya adalah … “Sebegituinginnyakah?” (Nah lho … ribet kan nulisnya?!)

Hmmm … Ya!
Seumur hidupku yang hampir 24 tahun ini, lingkup gerakku hanya sebatas Pulau Jawa, itupun minus Jawa Timur.
Aku pernah singgah di semua kota di Jawa Barat, bahkan aku pernah tinggal di Banten ketika daerah itu masih bagian dari Jawa Barat.
Aku pernah melintasi, beberapa kusinggahi, kota-kota di Jawa Tengah sepanjang jalur utara dan jalur selatan sampai Yogya dan Magelang.
Tapi, aku ga pernah melintasi Laut Jawa, teruuuus ke utara sampai menemukan Borneo. Atau menyeberangi Selat Sunda di barat Pulau Jawa. Atau menyeberangi Selat Bali di timur Pulau Jawa. Laut Banda, Laut Sulawesi, Laut Arafuru, ah … apalagi itu.

Hei … tunggu dulu.
Rasanya pintu kesempatan untuk menjelajah lebih banyak daerah di nusantara (tanpa ongkos) itu terbuka ketika aku masuk tempat kerjaku sekarang.
Dan …. sssttt … tentu saja ini rahasia, salah satu alasanku masuk sini, ya … itu … selain karena ingin mendapatkan pengalaman kerja juga pengen … hmmm … jalan-jalan gratis (hihihihi … ), walaupun kata teman-temanku, “Apa enaknya disuruh ke Makassar, Manado, Bintan, Papua, Balikpapan, atau manapun itu, tapi buat kerja? Ga ada enak-enaknya lagi Put. Mending lu pergi kesana rencanain sendiri, pake ongkos sendiri, buat main & jalan-jalan.”
Ya elah … ni orang kagak ngarti apa?
Gua mah pan pengennya gratisan. Hehehe …
Walaupun judulnya “KERJA”, dan ujung-ujungnya ga sempet jalan-jalan, kan tetep aja seenggaknya pernah ngerasain pergi ke tempat yang jauuuh … nemu pemandangan baru, walaupun cuma pemandangan di kiri kanan jalan yang dilewatin, nemu jajanan dan makanan khas di tiap daerah, ngamatin keunikan penduduk di daerah yang dilewatin, dan … (malumalumodeon) … naik pesawat.
Iya … naik pesawat!
Terserah deh mau bilang katrok atau apa … cuma emang selama idup, belum pernah gue ngerasain yang namanya naik pesawat. Huhuhuhu … sedih deh.

“Tenang Put, masih banyak kesempatan. Nah, aku sampai senior disini, belum pernah sekalipun dapet klien di luar Jakarta”, seorang temanku berusaha menghiburku (atau curhat?)
Ya, baiklah … memang masih banyak kesempatan. Tapi, ga yakin, kesempatan itu akan aku dapatkan dari kantor tempatku sekarang … (kalau iya kan gue mesti bertahan lama disini … mbisikbisikbisik. Hihihi … ).

Dan benar saja, kesempatan itu banyak, apalagi di akhir tahun seperti ini. Banyak auditor dibutuhkan untuk physical check di berbagai tempat seantero nusantara.
Tapi ….
“Put ga boleh ke luar kota. Dia kan in charge di XXX”, my manager said.
Aaarrgghh … kurang sial apa lagi coba gue? Huhuhu.
Tapi, ga apa-apa, ga apa-apa, emang belum waktunya. Bukankah semua indah pada waktunya?