“Gimana sidangnya? Cerita dong…”, beberapa orang menanyakan hal yang sama hari itu dan menagihku menceritakannya.

Kupikir,”Pentingkah?”. Apalagi sidangku seminggu kemarin bukan hal yang menarik untuk diceritakan, kecuali bahwa pada hari itu aku menyandang gelar pertamaku (berarti ada gelar-gelar kedua, ketiga, dan seterusnya? Amiiinnn…), Sarjana Ekonomi. Mamahku bilang, Puput SE alias Puput SeEnaknya…hehe. Dan kecuali, bahwa hari itu adalah tanggal 27. Ada apa dengan 27??? Ada deh…yang pasti aku pernah menganggap angka itu adalah angka yang istimewa, sampai di suatu kali yang lain, aku sama sekali ga mau berurusan dengan si 27 itu. Aneh…ga rasional memang alasannya, jadi tidak penting untuk diceritakan.

Dan satu hal lagi, sejak beberapa hari sebelum sidang sampai yudisium selesai, entah berapa kali aku mendapat ucapan, “Akhirnya….” dari orang-orang yang kutemui, “Akhirnyaaa sidang juga..” atau “Akhirnyaaa lulus juga..”. Aku hanya tertawa…hahaha…akhirnya???? Maksudnya??? Mungkin karena saking lamanya aku ngerjain skripsi yang ga seberapa susah itu. Hehe…

Tapi aku merasa satu tahunku ga sia-sia. Seharusnya aku memang bisa menyelesaikan semuanya dalam beberapa bulan saja, tapi aku ga pernah menyesal pernah melewati satu tahun yang penuh darah dan air mata ini (lebay kan gw?! Haha…). Dalam satu tahun itu aku ga merasa menyia-nyiakan waktuku, karena aku berkesempatan mempelajari ilmu baru dan mengenal orang yang kompeten di dalamnya, aku berkesempatan menjadi asisten seorang dosen dan mendapatkan banyak pengalaman berharga serta mengenal orang-orang baru dalam hidupku, aku berkesempatan bekerja sama dengan sebuah lembaga bimbingan belajar dan menjadi salah seorang dari anggota tim yang menyusun soal, aku berkesempatan membantu temanku menyusun laporan keuangan untuk bisnisnya yang bernominal rupiah cukup besar, aku berkesempatan menjadi salah satu panitia dalam suatu acara alumni yang terbilang sukses, aku berkesempatan melakukan banyak hal baru yang belum pernah kulakukan sebelumnya, aku punya kesempatan lebih banyak untuk mengenal teman-temanku lebih dekat, de el el. Haruskah aku bangga dengan pencapaian itu? Nggak. Hahaha…hanya menghibur diri, bahwa satu tahunku tidak sia-sia.