Ngomongnya sih gampang….

Ketemu orang yang baru kehilangan sesuatu atau seseorang, dengan gampangnya aku bilang, “Sabar ya….”

Ketemu orang yang baru diputusin pacar (hahaha…sepupuku baru mengalaminya beberapa hari yang lalu), dengan gampangnya aku bilang, “Sabar ya….”

“Sabar ya…” “Sabar ya…” dan “Sabar ya…” Gampang…

Tapi ternyata agak susah untuk bener-bener bersabar dengan ikhlas.

Agak malu juga sih mengakuinya, tapi ini berdasarkan pengalaman pribadi tadi pagi di bis, waktu mau berangkat ke kampus.

Hari ini, aku ga seberuntung hari-hari biasanya. Bberdiri selama perjalanan di bis, ga terlalu jadi masalah sebenarnya. Tapi entah kenapa aku begitu kesalnya hanya gara-gara seseorang menginjak kakiku waktu dia mau turun dari bis.

Aku sedikit memasang wajah kesal dan mendengus melihat kaoskakiku yang kotor, selama beberapa saat, sampai akhirnya aku menyadari yang terjadi padaku itu hanyalah bentuk ujian kesabaran yang amat sangat tidak signifikan. Akhirnya aku hanya tersenyum, menyadari betapa tidak lapangnya hati ini untuk memaafkan seseorang yang melakukan kesalahan kecil yang bahkan mungkin tidak disadarinya.

Ampuni aku ya Allah…