Coba cari di tabloid-tabloid atau majalah-majalah yang memuat informasi tentang HP. Pasti ga ada satu pun tabloid atau majalah yang memuat informasinya.

Iya lah…itu HP keluaran jadul dan aku masih menggunakannya hingga sekarang.

Aku membelinya 4 tahun yang lalu, saat cuti sekolah setelah UAN. Dengan sedikit memaksa kedua orang tuaku, akhirnya aku memilikinya.

Aku beli second. Tapi harganya masih tinggi untuk ukuran HP second, masih di atas 1 juta, dengan kondisi fisik yang masih bagus, spesifikasi yang lumayan bagus, dan fitur yang cukup lengkap untuk ukuran HP-HP di zamannya.

Ketika berbagai tipe HP keluaran terbaru mulai membanjiri pasar, aku tetap setia dengan C100-ku, bahkan aku tak berniat menjualnya kalaupun ingin membeli HP lain. Selain memiliki nilai historis (ciee..), kupikir HP ini juga udah ga punya nilai ekonomis (hehe…). Jadi..kalo hanya untuk mendapatkan beberapa puluh ribu dengan menjual HP ini, lebih baik kupakai si C100 ini sampai bener-bener mati.

Tak terhitung berapa kali HP ini jatuh. Tapi setiap kali jatuh, aku sama sekali tidak menunjukkan ekspresi kaget atau menyesal yang berlebihan, justru orang-orang di sekitarku lah yang memekik tertahan ketika menyaksikan bagaimana HP itu jatuh dari berbagai ketinggian. Tapi Hpku kok ga mati-mati….kan aku jadi ga bisa ganti HP…(Lho?!)